Roadmap Penelitian dan Pengabdian

Etnomatematika

Kajian Etnomatematika dapat menjembatani antara budaya dan pendidikan, khususnya pendidikan matematika. Dalam bidang pendidikan matematika, etnomatematika masih merupakan kajian yang baru dan berpotensi sangat baik untuk dikembangkan menjadi inovasi pembelajaran kontekstual sekaligus mengenalkan budaya Indonesia kepada siswa sehingga bidang etnomatematika dapat digunakan sebagai pusat proses pembelajaran dan metode pengajaran, walaupun masih relatif baru dalam dunia pendidikan. Hadirnya etnomatematika dalam pembelajaran matematika memberikan nuansa baru bahwa belajar matematika tidak hanya terkungkung didalam kelas tetapi dunia luar dengan mengunjungi atau berinteraksi dengan kebudayaan setempat dapat digunakan sebagai media pembelajaran matematika. Sementara itu, dilihat dari sisi pendekatan pembelajaran, maka etnomatematika selaras dengan pendekatan pembelajaran matematika yang cocok jika diterapkan dalam kurikulum 2013. Selain itu, etnomatematika menyediakan lingkungan pembelajaran yang menciptakan motivasi yang baik dan lebih menyenangkan sehingga siswa memiliki minat yang besar dalam mengikuti pembelajaran matematika yang diharapkan dapat mempengaruhi kemampuan matematika.

Kompetensi Kognitif dan Afektif matematis

Kajian terkait dengan kompetensi kognitif dan Afektif matematis siswa maupun calon guru penting untuk dilakukan karena terkait Perkembangan kognitif berfokus pada keterampilan berpikir, termasuk belajar, pemecahan masalah, rasional, dan mengingat. Perkembangan keterampilan kognitif berhubungan secara langsung dengan perkembangan keterampilan lainnya, termasuk komunikasi, motorik, sosial, emosi, dan keterampilan adaptif. Dengan kata lain kemampuan kognisi individu akan meningkat secara bertahap sejak lahir melalui interaksi anak dengan lingkungannya. Siswa merupakan objek yang berkaitan langsung dengan proses pembelajaran, sehingga perkembangan kognitif sangat menentukan keberhasilan siswa di sekolah. Sebagaimana bahwa sejak awal taksonomi koginitif pada tujuan pendidikan dirancang untuk memudahkan proses perancangan evaluasi pembelajaran.

Pengembangan Media, multimedia, bahan ajar, dan desain pembelajaran berbasis ICT

Upaya pengembangan produk berupa bahan ajar, media maupun multimedia pembelajaran dengan potensi integrasi teknologi guna mendukung peningkatan kapasitas dan penguasaan materi matematika peserta didik maupun tenaga pendidik pada satuan pendidikan sekolah menengah dan perguruan tinggi. emua alat dan bahan yang dipergunakan oleh guru untuk mempermudah pembelajaran matematika antra guru dengan siswa dalam menggali pengetahuan, ketrampilan dan motivasi belajar pada diri siswa. Beberapa fungsi alat peraga dalam pembelajaran Matematka, antara lain: untuk mewujudkan situasi belajar yang fleksibel dan efektif, bukan sekedar assesoris semata; dengan alat peraga terintegrasi kontent dan tujuan pembelajaran; memotivasi siswa menjadi senang belajar Matematika, untuk mempercepat siswa dalam memahami materi matematika. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh dari penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis Adobe Flash ini, diantaranya adalah menjadikan sistem pembelajaran menjadi lebih inovatif dan interaktif.